Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Ratusan peserta berbondong mengantre untuk masuk. Ratusan Bangku bersusun berjejer rapih menunggu diserbu para peserta yang hari itu sudah tampak tak sabar untuk mulai mengikuti sebuah training akbar bertaraf Nasional yang diselenggarakan disebuah gedung megah dengan Fasilitas Lux.
Training pengembangan diri yang dijadwalkan berlangsung 2 hari Full, berjalan dengan lancar dan luar biasa. Para peserta tampak mmengepal tangannya melonjak ke atas berteriak penuh Keyakinan, dan ditutup dengan muhasahah “Akhir indah” yang membuat para peserta tersungkur tak sanggup menahan tubuh yang bergetar, merasa diri belum siap, tak ada bekal jika harus bertemu dengan Alloh saat itu juga.
"Training ini luar biasa, kini saya lebih yakin akan mimpi-mimpi saya dan saya commit 100% untuk Action gapai mimpi-mimpi yang saya Mau, Semangat", sebuah testimoni dari salah 1 peserta yang On shoot di depan Camera di penghujung training yang memang luar biasa saat itu.
Memang energi semangat untuk berubah kearah perubahan diri untuk lebih baik menggulung-gulung semakin besar bak bola salju di jiwa para peserta mulai dari hari pertama sampai hari kedua. Besar memang, tapi itu hanya bola salju, belum genap 1 minggu tunai menjadi Alumni, salah seorang peserta mengaku masih bingung harus "Apply lamaran pekerjaan atau berbisnis?" yah besar memang tapi itu hanya bola saju yang menggulung besar selama 2 hari, kemudian perlahan meleleh seketika diri keluar dari Ruangan tertempa terik matahari dan kontaminasi berbagai hal yang menciutkan dan sekejap musnah semangat yang berkobar-kobar selama mengikuti training kemarin. Tragis, ketika Training, seminar pegembangan diri hanya seperti Eforia, seperti DEMAM yang tak lama akan segera mereda panasnya.
Bukan salah Trainingnya apalagi Trainernya, saya berbaik sangka itulah kemampuan terbaik yang mampu diberikan oleh mereka, itulah TOP performanya. Saya juga berbaik sangka kalau Training itu terselenggara karena keinginan kuat para Trainer untuk mentransfer ilmu dan pengalaman mereka, kesadaran penuh untuk membantu para peserta untuk dapat keluar dari masalah yang dibawa peserta ketika masuk kedalam ruagan dan berharap menemukan “klik” jalan keluar setelah Training itu berakhir. Ya sampai situlah tugas mereka. Selanjutnya keputusan ada ditangan kita, ingin berubah atau tidak, mau action atau tidak TERSERAH kita.
Banyak dari kita yang semangat berlomba-lomba meninggikan mimpi tapi sedikit yang MAU berlomba-lomba berproses wujudkan mimpi tersebut. Mau BURU-BURU rasakan hasil tapi bermalas-malas untuk lewati prosesnya , tak berani hadapi Resiko , tidak MAU 100% commit untuk Action wujudkan mimpinya. Bisa ditebak, Galaupun kembali melanda, terombang-ambing tak berujung.
Banyak dari kita yang kadang terlalu bersemangat , sibukkan diri melompat training satu ke training yang lain, ikut komunitas bisnis satu ke komunitas bisnis yang lain berdalih ingin segera bertumbuh tapi LUPA diri. Lupa kalau sebelum bertumbuh ada satu proses awal yang WAJIB dilewati yaitu MENANAM benih. Pertanyaan besarnya, Apa yang mau tumbuh dan apa yang akan disemai nantinya kalau yang ditanam saja tidak ada?. Tak luangkan sedikit waktu tuk maknai, resapi apa yang telah didapat dari proses belajar setelah membaca buku, hadir diseminar, dan ikuti Training, KOSONG, Tragis.
Semoga Alloh SWT limpahi ilmu yang berkah dan bermanfaat pada diri, semoaga Alloh Ridho akan ikhtiar ilmu yang diperjuangkan, semoga Alloh memberi kebaikan dan kebarakahan kepada para guru, Dosen, Ustadz, Coach dan Trainer atas ilmu yang telah mereka berikan. Semoga Alloh tak jadikan ilmu yang ada membuat takjub pada diri tapi malah sebaliknya membuat diri semakin merunduk malu bahwa betapa luas ilmu Alloh dan betapa tak ada seujung kuku apa yang ada pada diri.
follow @FauzanMaliq
Tidak ada komentar:
Posting Komentar